RSS

Gadung Sebagai Makanan Pokok

18 Jul

Gagal panen akibat kekeringan atau banjir, sering diikuti dengan terjadinya rawan pangan di beberapa daerah pertanian. Penduduk pun mengonsumsi gadung (Dioscorea hispida) atau umbi hutan.

Dalam sepuluh tahun terakhir hal ini pernah dialami penduduk di Muara Enim, Sulawesi Selatan, akibat banjir tahun 1992. Di Nusa Tenggara Timur saat kekeringan, juga tahun 1997 di Tasikmalaya (Jawa Barat) dan Lampung. Mereka makan gadung.

…Di tengah upaya diversifikasi pangan, berita yang mengaitkan makan gadung dengan rawan pangan sebenarnya memprihatinkan. Bukankah gadung juga sumber karbohidrat? Lalu, mengapa orang masih terjebak pada paradigma lama bahwa tanpa beras berarti rawan pangan?…(Baca selanjutnya dengan mengklik thumbnail di bawah)…

atau download kliping ini (PDF)

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Minggu, 18 Juli 2010 in Makanan

 

Tag: , ,

2 responses to “Gadung Sebagai Makanan Pokok

  1. negeribocah

    Kamis, 16 Juni 2011 at 2:25 pm

    baru nemu …
    cara ngeblog yg berbeda dan unik. SALUTE!

     
    • rda

      Senin, 4 Juli 2011 at 10:32 am

      terima kasih banyak atas komennya, mas… membuat saya termotivasi kembali untuk nge-post setelah beberapa lama ini vakum… thanks

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: